Rp 3.375.000

Beli

Buku karya Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec yang sebelumnya telah terbit dengan judul “Muhammad SAW, the Super Leader Super Manager” (IBF Award Winner, 2009) kini telah hadir dalam bentuk ensiklopedia dengan 8 spektrum leadership dan managerial Rasulullah SAW.

Pembahasan masing masing spektrum hanya satu bab, sekitar 20 halaman, sementara di ensiklopedia menjadi satu volume sekitar 250 hingga 350 halaman, lengkap dengan photo, sketsa serta matrik dan diagram.

Buku Ensiklopedia ini terdiri dari 8 jilid, yaitu :

Jilid 1 : Kepemimpinan & Pengembangan Diri ( Self Leadership & Personal Development)
Jilid 2 : Bisnis & Kewirausahaan ( Business & Entrepreneurship)
Jilid 3 : Menata Keluarga Harmonis ( Managing A Harmonious Family)
Jilid 4 : Manajemen Dakwah ( Dakwah Management)
Jilid 5 : Kepemimpinan Sosial & Politik ( Social & Political Leadership)
Jilid 6 : Sang Pembelajar & Guru Peradaban ( Learner & Educator)
Jilid 7 : Pengembangan hukum ( Legal Development)
Jilid 8 : Kepemimpinan dan Strategi Militer ( Military Strategy & Leadership).

1. Kepemimpinan & Pengembangan Diri ( Self Leadership & Personal Development)

Rasulullah saw adalah seorang yang mampu mengembangkan diri dan mengatasi berbagai kesulitan hidup dengan luar biasa. Ia terlahir yatim, usia 6 tahun piatu dan diasuh sang kakek. Usia 8 tahun sang kakekpun meninggal dan dititipkan ke sang paman yang relatif miskin. Dalam usia di bawah 10 tahun ia harus mengais nafkahnya sendiri menjadi penggembala, mencari kayu bakar, buruh kayu dan pasir serta bekerja serabutan untuk penduduk Mekkah. Hingga akhirnya menjadi pengusaha tangguh nyaris tanpa modal. Bagaimana Muhammad Saw melakukan semua ini? Buku Pertama in patut Anda baca…!
Daftar Isi:
1. Jazirah Arab Geography & Social Political Setting
2. Nasab nabi Muhammad Saw
3. Mekkah dan Serangan tentara bergajah
4. Kelahiran dan Masa kanak-kanak: Kemandirian dalam Keterbatasan
5. Kesucian Muhammad dari Dunia Jahiliyyah
6. Tanda-tanda Kenabian
7. Fisik dan emosi Muhammad Saw
8. Rintangan dan Penganiayaan Kaum Musyrik
9. Ejekan dan Bujukan
10. Ketegasan menghadapi Boikot
11. Tahun Duka Cita
12. Isra’ dan Mi’raj
13. Mukjizat nabi Muhammad Saw
14. al-Qur’an Mukjizat Terbesa
15. Kejujuran Muhammad Saw
16. Sifat Amanah Rasulullah Saw
17. Muhammad Saw yang Cerdas
18. Kembali ke Haribaan Ilahi
19. Menjadi Rahmat yang Abadi Sepanjang Masa
“Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan budi pekerti.” ( HR. al-Hakim dalam Mustadrak, No. 4187)
“Orang-orang hebat itu seratus jumlahnya, dan yang paling hebat adalah Muhammad.” (Michael H.Hart)

2. Bisnis & Kewirausahaan ( Business & Entrepreneurship)

Rasulullah SAW adalah model sukses bisnis. Ia membangun jiwa interpreneurship, memulai bisnis dengan minim modal, membangun kepercayaan para investor, menjelajah pasar-pasar reginoal Jazirah. Nabi menetapkan kebijakan ekonomi politik yang mampu menopang berkembangnya peradaban baru. Ia membangun Baitul Maal (Federal Reserve) dan mengadopsi mata uang anti inflasi. Ia menyatakan perang terhadap korupsi seraya mendorong kreatifitas dan innovasi dalam berbagai bidang industri dan perdagangan global. Ia mengajarkan umatnya untuk hidup kaya dalam taqwa, zuhud dalam keberlimpahan mandiri serta memberdayakan sesama.

3. Menata Keluarga Harmonis ( Managing A Harmonious Family)
Salah satu kehidupan Rasulullah S A W yang paling banyak disalah-pahami adalah aspek kehidupan keluarganya. Kita jarang mengkaji berapa usia Rasul saat menikah lagi. Bagaimana kondisi sosial ekonomi janda tua yang dinikahi rasul. Berapa jumlah anak bawaan janda tersebut. Bagaimana dampak dakwah dan kemenangan sosial politis yang ditimbulkan. Bagaimana Rasul menjadi kakek teladan, suami yang bijaksana, ayah idaman keluarga, serta mertua yang penuh pengertian. Ia menyapu rumahnya sendiri, menjahit pakaiannya yang robek dan menyiapkan masakan di dapur.

4. Manajemen Dakwah ( Dakwah Management)

Jumlah kaum muslim yang tidak kurang dari 1.3 Milyar orang yang tersebar diseluruh penjuru dunia adalah bukti yang tidak terbantahkan dari kesuksesan manajemen dakwah Rasulullah S A W. Ia mengajak manusia untuk menempuh jalan hidayah jalan yang lurus, lempang dan terang benderang. Ia mengajar manusia untuk memikirkan makna dan tujuan hidup. Apa yang harus dilakukan saat hidup dan apa yang akan dibawa setelah berakhirnya hidup. Di atas itu semua ia mengajarkan dunia tentang kebebasan beragama. Ia mengajarkan hidup rukun dan toleransi dengan pemeluk agama lain.

5. Kepemimpinan Sosial & Politik ( Social & Political Leadership)

Masyarakat madinah adalah masyarakat yang kompleks dan heterogen. Dikalangan muslim ada Kaum Muhajirin dan Anshara bahkan tidak sedikit juga yang Munafik di bawah pimpinan Abdullah Ibn Ubay Ibn Salul. Dikalangan non Muslim ada yang menganut Paganisme, Nashrani dan Yahudi.
Kaum paganisme memiliki Rajanya sendiri Ka’ab Ibn Ashraf. Yahudi pun bersuku-suku seperti Bani Nadhir, Bani uraizah dan Bani Qunaiga’. Dengan piawai Rsulullah S A W menciptakan keharmonisan di Madinah. Ia juga menjalin hubungan diplomasi dengan pimpinan regional Jazirah

6. Sang Pembelajar & Guru Peradaban ( Learner & Educator)

Rasulullah S A W. adalah pembelajar sejati dan guru besar peradaban dunia. Meski tumbuh di kalangan yang minim praktek baca tulis, Rasulullah adalah pembelajar yang cepat. Ia belajar dari pasar, teman-teman, perjalanan dagang dan alam. Nabi mengajarkan mulianya ilmu dan urgensinya ilmu untuk mencapai kesuksesan dunia akhirat. Lebih dari itu ia pun memberikan puluhan teladan “holistic learning method”, bahwa proses belajar mengajar yang efektif memerlukan scanning & levelling, active interaction dan learning conditioning. Belajar baru membuahkan hasil jika ada story telling, analogy & cases study, body language, self reflection, focus & point basis dan afirmation & repetition.

7. Pengembangan hukum ( Legal Development)

Mahkamah Agung Amerika Serikat (Supreme Court) memberikan pengakuan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad S A W sebagai satu dari 18 Law Giver terbesar sepanjang sejarah bersama Hammurabi, Julius Caesar, Justinian dan Charlemagne. Sistem hukum yang diajarkan Rasulullah S A W juga mencerminkan bahwa Hukum Islam itu syumul (menyeluruh), jalb al-mashalih (mengedepankan kemaslahatan), tadarruj (unsur pentahapan) dan qilatu taklif (tidak memberatkan). Ia bersifat murunah (flexible), wasatiyah (moderasi), serta penuh keadilan (al-’adalah).

8. Kepemimpinan dan Strategi Militer ( Military Strategy & Leadership).

Selama 10 tahun mempertahankan kedaulatan Islam, Rasulullah telah memimpin tidak kurang dari 9 perang besar dan mengatur 53 espedisi militer. Tetapi dalam interaksi militer yang luar biasa besar dan panjang itu korban jatuh hanya 379 jiwa saja. Jauh di bawah 15.323.100 jiwa pada perang dunia pertama dan 62.537.400 jiwa pada perang dunia kedua. Rasulullah mengajarkan bahwa strategi harus diawali dengan musyawarah, selalu waspada, tidak mudah marah, bersikap adil kepada semua pasukan, mengapresiasi yang berprestasi dan minimalisir jumlah korban. Perang bukanlah untuk menumpas manuasia tetapi menyingkirkan sebagian orang yang menjadi penghalang kebenaran.

Selamat Membaca.